Pada saat-saat tertentu sering banget kita membutuhkan inspirasi atau ide yang segar, butuh konsentrasi untuk mendapatkannya. Insiprasi atau ide-ide tersebut mungkin sebetulnya bisa kita temukan melalui objek disekitar kita, atau tidak jarang juga sebetulnya pernah terpikirkan oleh kita.

Saat-saat seperti itu kita begitu membutuhkan pikiran kita benar-benar bekerja secara maksimal. Tidak terpengaruh oleh objek-objek yang sering kali mengalihkan konsentrasi pikiran kita.

Hal yang paling umum ketika kita berpikir untuk mengingat atau menemukan ide adalah menengadahkan mata keatas, memejamkan mata, atau bahkan menutup telinga. Itu adalah satu gambaran kalau sesuatu yang kita lihat atau kita dengar seringkali mengalihkan konsentrasi kita.

Berdasarkan apa yang saya alami pribadi, ternyata ada beberapa aktivitas yang sebetulnya merangsang otak kita untuk bekerja sedikit lebih maksimal.

**1.       **Berjalan Kaki

Sebetulnya ini kurang bagus ya kalau sudah berbicara keamanan, tapi kenyataannya saya sering banget kalau lagi jalan kaki pikiran mengarah ke semua penjuru. Pikiran seperti tidak mengurusi kemana kaki melangkah, ia bekerja secara sendiri. Entah itu memikirkan segala persoalan yang baru saja terjadi atau mungkin sedikit mendorong kita untuk berimajinasi.

Dulu, sewaktu tempat kerja saya berjarak sekitar 2 kilometer, saya sering pulang kerja  dengan berjalan kaki. Waktu itu saya tidak begitu memikirkan masalah sisi olahraga ataupun menghemat ongkos, saya hanya ingin mendapatkan inspirasi buat nge-*blog *yang hadir dari pikiran saya sendiri.

2.       ****Buang Air Besar (BAB)

Mohon maaf kalai bagian ini agak terkesan jorok, tapi faktanya ternyata tidak sedikit orang yang mengakui kalau aktivitas ini sering banget memancing inspirasi. Mungkin setimpal-lah, ada yang keluar juga ada yang masuk. Hehehehee…. Ooooops…!!!

Ketika kita BAB sepertinya panca indera pada diri kita tidak dituntut untuk bekerja keras, dan itu memberikan kesempatan kepada otak untuk berimajinasi kesana-kemari. Luar biasa sekali ya nikmat BAB ini, selain membuang kotoran dari dalam diri kita juga memberikan kesempatan kepada kita untuk sedikit lebih rileks dan fokus dalam berpikir. Pantas saja ya kalau siswa lagi ujian sering banget keluar – masuk toilet. Heheheheeee….

**3.       **Menyetrika

Saya adalah orang yang merasa kalau *nyetrika *itu lebih membutuhkan kesabaran dibanding mencuci. Hal pertama yang harus dibuang dari pikiran kita saat mau nyetrika adalah “mengeluh” dengan melihat begitu banyaknya tumpukan pakaian yang harus disetrika.

Kalau dari awal kita sudah merasa *engap, *insya Allah pekerjaan tersebut hasilnya tidak akan maksimal. Cobalah kita nikmati aktivitas menyetrika tersebut ibarat kita sedang menikmati BAB, dengan begitu pikran kitapun tidak akan habis dengan berkeluh kesah. Hati yang ikhlas dan pikiran yang tenang akan memancing inspirasi yang positif ketika kita sedang menyetrika.

**4.       **Berkebun / Bertani

Saya kira pekerjaan yang lebih menuntut otot dibanding otak akan memberikan kesempatan kepada otak untuk berimajinasi. Bertani dan berkebun adalah salah satu hal yang sering saya rasakan demikian.

Setiap pulang kampung, saya berusaha sebisa mungkin membantu pekerjaan ibu saya sebagai petani disaat musin tanam padi, atau berkebun setelah musim panen. Keduanya membutuhkan tenaga ekstra memang, tetapi ketika saya melakukan aktivitas tersebut pikiran kadang cenderung lebih banyak berimajinasi dibanding sibuk pada pekerjaan itu sendiri. Intinya hanya satu, lakukan dan nikmatilah pekerjaan tersebut secara ikhlas dan sabar, maka pikiran kitapun tidak akan dibuang hanya untuk mengeluh.

5.      Refreshing** di Alam Terbuka**

Setlah saya memutuskan diri untuk bekerja di Kota Bogor, saya sangat bersyukur sekali. Karena begitu banyak tempat yang sejuk dan alami dengan rindangnya pepohonan. Saat waktu senggang saya coba manfaatkan untuk berkeliling disekitar Kebun Raya, atau di taman-taman sekitarnya.

Dengan kekayaan oksigen yang tinggi, udara yang segar, suasana hening dan tenang ternyata mampu mensugesti pikiran menjadi tambah fresh. Pikiran bisa melangkah lebih luas, tidak mudah buntu dan menyerah.

Cara ini juga mungkin tidak ada salahnya  dilakukan oleh sobat-sobat. Cobalah kita istirahatkan pikiran kita sejenak dengan menikmati kesejukan atau keindahan alam. Barangkali dengan begitu keluasan alam akan memberikan efek keluasan berpikir kita. Semoga

**6.       **Setelah Sholat

Kebiasaan buruk saya adalah sering rebahan seusai sholat, apalagi kalau sholat Jum’at.  Tapi terus terang, saya sering merasa bahwa seusai kita mengadu kepada Illahi, dilanjutkan dengan rebahan dan memejamkan mata, pikiran selalu saja berimajinasi seperti tanpa beban.

Disini pula saya merasa kalau sholat merupakan *refreshing *yang paling hemat, mudah, dan tepat waktu. Bayangkan, setelah setengah hari pikiran dan fisik kita dituntut kerja keras, Allah memberi kita kesempatan untuk merefresh itu semua dengan istirahat kemudian membasuh fisik kita dengan sejuknya air wudhu, dan mengendurkan otot pikiran dan tenaga yang tegang dengan khusuknya sholat. Begitu juga dengan saat tiba waktu ashar, magrib, isya dan subuh.

Sobat, demikianlah beberapa aktivitas yang menurut saya sering memberi ruang untuk hadirnya inspirasi. Itu bisa benar mungkin juga bisa keliru, dan untuk itu saya sangat berharap sekali adanya masukan ataupun bagi yang mau menambahkan. Semoga bermanfaat…