Sebagian besar orang yang aktif menulis di blog, yang kemudian dikenal sebagai blogger, mungkin sudah sangat sering menerima pertanyaan-pertanyaan semisal “apa sih blog ?”, “kenapa ngeblog ?”, “ngapain ngeblog ?” dan lain sebagainya. Jawabannya pun beragam.

Bagi saya sendiri, ngeblog adalah sebuah dedikasi. Jika menilik ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dedikasi diartikan sebagai “pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia” atau singkatnya, dedikasi adalah pengabdian. Apabila ditarik kembali ke judul tulisan ini, ngeblog adalah sebuah dedikasi, maka ngeblog bisa menjadi alat pengabdian. Tapi, biar gak terlalu *lebay, *jangan bayangkan sebagai pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu. Nikmati saja, karena nyatanya ngeblog juga bagian dari nikmat.

Sekarang ada satu pertanyaan sederhana ; Bagaimana cara kita melihat hidup seseorang bermanfaat atau tidak ?

Apapapun jawaban Anda, saya sangat menghargai itu. Bisa jadi jawaban yang Anda maksud adalah jawaban paling akurat. Sejauh pemahaman yang saya dapat, kita bisa melihat bahwa hidup seseorang itu bermanfaat atau tidak adalah dari apa yang ia tinggalkan (wariskan) setelah meninggal dunia. Ini tidak harus selalu tentang materi, tapi tentang banyak hal, tidak terbatas dan materi adalah salah satunya.

Apa yang ditinggalkan secara teoritis tergantung pada apa yang sering ia kerjakan (rutinitas). Seorang guru yang setiap hari mengajar akan mewariskan generasi yang berilmupengetahuan. Seorang pengusaha sukses pada saat ia meninggal mewariskan kekayaan dan kerajaan bisnisnya. Seorang arsitek yang aktif merancang berbagai bangunan pada saat ia tiada meninggalkan karya aristekturnya. Seorang ayah atau ibu yang baik dan mendidik anak-anaknya dengan benar ketika berpulang ke rahmatullah, insya Allah akan mewariskan generasi yang baik. Sekarang, kita tanya pada diri kita masing-masing, resapi dan tafakuri, apa yang akan kita wariskan ?

Kita bisa mewariskan apapun, tipenya tidak terbatas, tapi setidaknya memiliki 2 kata kunci, yaitu **terbaik **dan bermanfaat. Dan *ngeblog *bisa jadi salah satunya. Insya Allah…

Bagi semua makhluk yang berakal pada dasarnya pasti mempunyai ilmu pengetahuan, pengalaman yang bisa dijadikan pelajaran, dan hikmah yang bisa menjadi teladana. Yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah **apakah ilmu pengetahuan yang kita miliki sudah diamalkan ? **padahal kan itu wajib sifatnya.

Tidak semua orang menjadi guru, tapi semua orang bisa berbagi pengetahuan. Apalagi ilmu tersebut baik untuk diamalkan oleh yang lainnya juga. Ngeblog adalah salah satu cara paling sederhana bagaimana kita menuangkan isi pikiran kita ke dalam bentuk rangkaian tulisan yang bisa dipelajari oleh orang lain. Ngeblog adalah salah satu cara kita mewariskan ilmu pengetahuan, ketika kita tidak mampu menyajikan dalam bentuk cetakan buku. Seorang penulis yang setiap hari menulis akan mewariskan karya tulisnya ketika ia tiada. Semakin banyak menulis yang bermanfaat, semakin banyak nilai manfaat hidup kita.

Gajah mati meninggalkan gading, blogger mati meninggalkan posting.