Berawal dari kejelian melihat masalah lingkungan dan mengambil keputusan untuk melakukan sesuatu sebagai upaya penyelesaiannya. Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa menjadi orang itu ?, Bagaimana kita menjadi pribadi dengan tindakan yang lebih efektif untuk isu-isu lingkungan ?, paling tidak dalam komunal kita sendiri.

Keluarga mungkin adalah tempat terbaik untuk memulai. Kebanyakan orang yang berperilaku tidak ramah lingkungan dikarenakan kurangnya informasi ditambah lagi dengan kurangnya kesadaran seolah menganggap tidak berbahaya. Sangat mudah memang untuk menjelekan dan menyalahkan seseorang yang bertindak tak bertanggung jawab terhadap alam, namun tindakan yang lebih baik mungkin berusaha meningkatkan kesadaran mereka. Menginformasikan dengan cara yang tidak represif atau tidak mengancam, secara tidak langsung seperti mengajak untuk bekerja sama, bukan permusuhan.

Gaya hidup ‘hijau’ lebih dari sekedar menyelamatkan planet ini, tapi juga tentang orang-orang. Ini tentang hidup bijaksana yang memperhitungkan dampak dari tindakan kita. Hidup hijau berarti berpikir tentang kesejahteraan kita semua. Setiap langkah, bahkan yang terkecil, menuju hidup yang berkelanjutan dengan lebih baik. Andai saja kita masing-masing dapat mempengaruhi (setidaknya) satu orang lain untuk mulai membuat perubahan hijau, maka akan banyak hal baik yang akan terjadi.

Air dan Penghijauan

Berikut adalah langkah sederhana yang dapat membuat dampak ‘hijau’ dalam komunal kita.

Informatif

****Langkah pertama untuk jadi warga negara yang bertanggung jawab terhadap lingkungan adalah mengetahui dan respek terhadap masalah lingkungan di sekitarnya kemudian meluangkan waktu untuk berpikir tentang akar masalah dan solusinya.

Efektivitas dalam Perjalanan

****Yakin peduli pada lingkungan ?, untuk tahu jawabannya silahkan tanyakan pada diri sendiri ; lebih sering menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi dalam bepergian ?. Ironis jika mengaku peduli lingkungan tapi begitu manja sehingga enggan naik kendaraan umum. Bahkan, dalam jarak yang dekat pun begitu payah harus menggunakan sepeda motor. Sadar kah kalau setiap kendaraan bermotor yang digunakan berpotensi menyumbang emisi karbon ?.

Jadilah Konsumen Hijau

Hal ini akan mempermudah kita untuk mengetahui apa dampak yang dimiliki oleh produk yang dibeli terhadap lingkungan.Jangan pernah buang kantong plastik bekas belanja, jaga agar kondisinya tetap baik agar dapat digunakan kembali. Tidak perlu merasa malu untuk menggunakannya kembali di lain waktu.

Pola Makan ‘Hijau’

Kebiasaan mengkosumsi makanan yang ramah lingkungan selain mudah dan sehat juga akan memberikan kesadaran betapa baiknya alam dalam menyediakan apa yang kita butuhkan. Ini menjadi satu alasan wajib bagi kita untuk menyayangi alam.

Jelajahi Keanekaragaman Hayati

Keragaman alam di mana-mana. Jadi, mengapa tidak menyingsingkan lengan baju dan melihat apa yang tumbuh di luar pintu rumah kita ?.Kurangi menghabiskan banyak waktu di depan layar gadget, percayalah, dengan berinterkasi dengan alam akan melahirkan banyak inspirasi dan dunia pun tidak sesempit timeline twitter. Bahkan lebih indah dari beranda Facebook.

Meningkatkan Keanekaragaman Hayati

Berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati di lingkungan sendiri akan mendorong kita semakin baik setiap hari. Kita bisa membuat ‘Apotik Hidup’ yang manfaatnya bisa dirasakan juga oleh orang lain yang memerlukan. Ketika orang lain memintanya, berilah kesempatan kepada mereka untuk menanamnya sendiri di rumah dengan bibitnya dari kita.

Meminimalisir Penggunaan Bahan Bakar Fosil

Dengan mengurangi bahan bakar fosil dan energi yang digunakan, kita menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang lebih lanjut. Berjalan kaki dalam area lingkungan sekitar selain baik untuk kesehatan (olahraga) juga tidak melakukan pemborosan bahan bakar ketimbang dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Apa yang kita lakukan dan meniatkannya semata-mata dengan keikhlasan akan menghasilkan dampak yang positif. Dampak itulah yang dapat menjadi nasehat secara tidak langsung kepada orang-orang disekitar kita. Dimulai dari membudayakan diri sendiri untuk hidup hijau, perlahan-lahan merangkul anggota keluarga lainnya. Keluarga kita pun bisa menjadi cerminan bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama.