[![Ayahku Pahlawanku (ilsutrasi : wordans.com)](https://blog.rosid.net/content/images/2012/01/ayahku-pahlawanku.jpg "Ayahku Pahlawanku (ilsutrasi : wordans.com)")](https://blog.rosid.net/content/images/2012/01/ayahku-pahlawanku.jpg)
Ayahku Pahlawanku (ilsutrasi : wordans.com)
Selain sebuah kebahagiaan, menjadi seorang ayah juga tentunya memiliki banyak tantangan. Apalagi ketika hal ini sama sekali tidak pernah kita bayangkan atau pikirkan sebelum masuk ke jenjang pernikahan. Dikemudian hari tidak sedikit para ayah yang cukup kebingungan ketika harus menjadi ayah yang luar biasa buat buah hatinya.

Lantas apa saja tips atau langkah untuk menjadi ayah luar biasa tersebut ?, berikut ulasannya :

**1.                   **Menempatkan Kepentingan Anak

Apakah Anda seorang perokok atau peminum minuman keras ?,  sepertinya kita harus sepakat kalau itu tidak baik untuk mereka. Setiap apa yang dilakukan oleh seorang ayah, itu adalah contoh paling nyata dan paling dekat dari seorang laki-laki dewasa yang mereka ketahui. Cobalah untuk berhenti merokok atau minum-minuman keras, dengan begitu Anda sudah menempatkan buah hati Anda disudut pikiran Anda yang paling istimewa.

Dengan begitu pula Anda akan memberikan contoh langsung bagaimana menjadi pribadi yang sehat. Mungkin merokok dan minum minuman keras memberikan sensasi rasa nikmat tersendiri buat Anda, tapi sebetulnya itu sangatlah tidak nyaman untuk anak Anda dan bisa menjadi faktor pendorong kerenggangan antara Anda dan si buah hati.

Mungkin Anda tetaplah Ayah yang terbaik menurut mereka, tapi tahukah Anda kalau mungkin  Anda menjadi Ayah yang terbaik karena Anda adalah ayah satu-satunya Ayah mereka, bukan karena kualitas bagaimana Anda bersikap dan memperlakukan mereka dengan baik. Jangan sampai ini terjadi dengan diri kita.

**2.                   **Melindungi Mereka

Sebagai seorang ayah, salah satu peran utama Anda adalah sebagai pelindung. Ada banyak cara yang perlu Anda lakukan untuk memberikan perlindungan buat sang Anak. Bisa dimulai dengan keseharian dirumah, kemudian mengajarkan mereka kebiasaan keamanan yang baik. Mengajarkan contoh yang baik dengan menggunakan sabuk pengaman saat menaikin mobil, memastikan mereka menggunakan kursi mobil jika dibawah usia dan berat badan tertentu, dan lain sebagainya. Selain daripada itu tentunya perlindungan finansial juga penting, semisal : memiliki asuransi jiwa, asuransi mobil, dana darurat, wasiat.

Hal terpenting dari sebuah perlindungan untuk mereka adalah jadilah pelindung mereka untuk dunia dan akherat, ajarkan mereka tentang pentingnya ilmu  Agama. Ilmu yang akan tetap menjadi pelindung bagi mereka manakala kita tidak lagi selalu ada setiap saat untuk mereka. Ilmu yang akan selalu jadi penunjuk arah setiap keputusan dalam hidup yang harus mereka ambil.

**3.                   **Luangkan Waktu Untuk Mereka

Ketika kita pulang kerja, seringkali kita merasa lelah dan hanya ingin bersantai. Cobalah Anda pikirkan kembali, ini adalah satu-satunya waktu yang kita miliki untuk bersama dengan mereka setelah hari-hari kita disibukan dengan bekerja. Relakah Anda menyia-nyiakannya ?. Luangkanlah waktu sejenak untuk bertanya tentang keseharian mereka, berbaring di sofa dengan mereka, bercanda dengan mereka penuh ceria.

Pada akhir pekan, cobalah curahkan waktu sebanyak mungkin untuk mereka. Sementara ini mungkin banyak pekerjaan yang sangat membuat Anda bergairah, tapi percayalah kalau itu tidak akan lama sebelum mereka tumbuh dan tidak lagi ingin menghabiskan waktu dengan Anda, dan betapa sedikitnya memori sang Anak tentang saat-saat bersama Anda. Wahai para Ayah, ketahuilah bahwa “Hal yang paling diinginkan anak-anak dari ayah mereka adalah waktu Anda buat mereka”.

****4.                   **Berikan Mereka Pelukan

Seorang Ayah tidak perlu takut untuk menunjukkan kasih sayang. Anak-anak perlu kontak fisik, dan itu bukan hanya dari ibu mereka. Tunjukanlah kalau Anda bisa memberikan perlindungan kasih sayang (bukan hanya fisik dan keselamatan) untuk mereka.

5.                   ****Bermain Dengan Mereka

Pergilah ke luar dan bermain olahraga bersama mereka. Lakukan kegiatan semacam survival atau seperti game mencari harta karun. Bisa juga dengan game kecil-kecilan perang bantal. Tidak perlu yang berbiaya mahal, kalau perlu cobalah yang tradisional. Selain alami juga akan mengajarkan begaimana menikmati sebuah permainan yang mengasyikan tanpa perlu mengeluarkan banyak pengeluaran (walaupun mungkin hal yang tidak jadi soal buat Anda). Jangan hanya menonton TV, tunjukkan pada mereka bagaimana cara bersenang-senang dengan baik dan  positif.

**6.                   **Belajar Berperan Sebagai Ibu

Hal-hal yang secara tradisional sering dianggap sebagai “tugas ibu” kini tidak lagi hanya untuk ibu. Tidak ada salahnya Anda sekali-kali mengganti popok, menyusui dengan dot, memandikan, atau bahkan mengayunkan mereka untuk tidur di tengah malam.

Ayah harus membantu sebanyak yang mereka bisa, berbagi jenis tugas yang sama (jika mungkin). Dan pada kenyataannya, jika Anda seorang ayah dari bayi, ini adalah waktu yang tepat untuk membangun ikatan emosional dengan anak Anda. Anda harus memulai untuk melakukan banyak hal buat mereka, karena itu merupakan langkah awal bagaimana Anda memulai hubungan seumur hidup secara lebih dekat dengan anak Anda.

Sisi postifi lainnya dengan membiasakan hal ini adalah anak Anda tidak akan kehabisan kasih sayang yang serupa dengan yang diberikan ibunya ketika sang ibu sedang kurang sehat atau tidak enak badan.

**7.                   **Membacakan Untuk Mereka

Ini adalah salah satu hal yang lumayan penting yang dapat Anda lakukan untuk anak Anda. Pertama, ini akan sangat menyenangkan bagi Anak-anak, dan itu sangat bagus ketika Anda dapat berbagi sesuatu yang indah dari dalam buku dengan anak Anda sehingga membuat anak-anak terbiasa dengan buku. Kedua, Anda mengajar mereka salah satu keterampilan yang paling fundamental dan penting, yaitu membaca. Anak-anak akan terdorong ingin segera cepat bisa membaca agar mereka bisa lebih tahu banyak lagi tidak sebatas apa yang dibacakaln oleh Ayahnya.

**8.                   **Waktu Khusus Untuk Istri

Jangan sekali-kali menunjukan perselisihan apalagi pertengkaran dengan ibu mereka dihadapan mereka. Bagaimana cara kita memperlakukan ibu mereka akan mempengaruhi harga diri mereka, dan itu juga sama halnya dengan mengajarkan kepada mereka bagaimana memperlakukan diri sendiri dan wanita ketika mereka tumbuh dewasa.

Bersikap baiklah dan penuh kasih sayanglah dengan ibu mereka dihadapan mereka. Bekerjalah sebagai tim dengan istri Anda untun anak-anak Anda. Sisihkanlah waktu khusus untuk anda berdisksusi dengan istri Anda tanpa sepengetahuan anak-anak.

**9.                   **Ajarkan Mereka Tentang Harga Diri

Mungkin ini adalah poin paling penting dan nomor 1 didalam urutan apapun. Tidak ada yang dapat Anda lakukan yang lebih baik daripada memberikan sebuah karakter bagaimana mereka menjadi pribadi yang mempunyai harga diri. Bagaimana kita melakukan ini ? Satu juta cara bisa kita lakuka, tetapi yang paling penting adalah dengan menunjukkan kepada mereka (bukan memberitahu mereka) bahwa Anda menghargai mereka, dengan menghabiskan waktu bersama mereka, dengan berbicara penuh santun kepada mereka, mendengarkan pendapat mereka, memuji hal kebaikn yang mereka lakukan, serta mengajarkan mereka (tidak menyuruh mereka) bagaimana untuk menjadi pribadi kompeten.

**10.               **Ajarkan Mereka Tentang Keuangan

Ini adalah salah hal yang sering terlewatkan ketika kita berbicara tentang dadhood. Anda mungkin tidak perlu mengajari tentang dana indeks atau bursa efek. Tetapi, dari usia dini Anda dapat mengajarkan mereka nilai uang, bagaimana untuk menyimpan uang demi sebuah sesuatu yang ingin dibeli, kemudian mengajarkan bagaimana mendapatkan uang dengan kerja keras dan halal, dan bagaimana mengelola uang dengan tepatdan bermanfaat. Kenapa ini perlu ?, karena saya yakin Anda tidak ingin anak Anda  pergi mengarungi samudera kehidupan tanpa mengetahui sedikitpun seperti apa yang Anda lakukan.

**11.               **Jadilah Baik Untuk Diri Sendiri

Anda tidak harus menyerahkan seluruh hidup Anda ketika Anda menjadi seorang ayah. Anda juga perlu mengurus diri sendiri, menyempatkan diri Anda beberapa waktu untuk sendirian, dan beberapa waktu dengan teman-teman Anda. Ini menjadi perlu seperti ketika kita juga harus menjaga kesehatan kita. Makn-makanan yang sehat, istirahat yang cukup, minum vitamin dan lain sebagainya. Kenapa ini perlu ?, Pertama, karena Anda tidak bisa mengurus anak-anak Anda jika Anda sakit-sakitan. Kedua, Anda mengajarkan anak-anak Anda bagaimana menjadi sehat dalam hidup, dan Ketiga, Anda ingin menikmati suatu hari nanti bisa bergumul bersama cucu-cucu Anda (panjang umur).

**12.               **Jadilah Ayah Yang Baik Untuk Ibu Mereka

Sobat, ini tidak sama dengan No 8. Anda harus bisa sebaik mungkin menjadi suami dari ibu mereka, bahkan ketika mereka tidak melihat. Mengajak ibu mereka makan malam, melakukan pekerjaan di rumah untuknya, berikan dia waktu sendirian dan Anda yang mengasuh anak-anak. Beri ibu mereka sesekali kesempatan untuk pergi keluar bersama teman-teman semuhrimnya. Tunjukkan kasih sayang pada ibu mereka yang sudah begitu luar biasanya menjaga anak-anak Anda, berikan kejutan yang meskipun sederhana tapi sangat bermakna. Karena ketika ibu bahagia, anak-anakpun senang, dan Andapun sebagai ayah akan senang juga.

Sobat, demikianlah sebuah artikel yang mudah-mudahan bisa bermanfaat. Meskipun sebetulnya untuk memposting tulisan ini saya harus berlawanan dengan pepatah yang mengatakan *“Jangan mengatakan sesuatu yang tidak kita ketahui atau alami”. *Maksudnya apa ?, karena sampai saat saya memposting tulisan ini saya belum pernah menjadi seorang ayah maupun suami. Heheheheee….

Tapi paling tidak saya pernah menjadi seorang Anak dan punya seorang Ayah, ayah yang luar biasa bagi saya, adik saya, dan kakak-kakak saya.