![Blog](https://blog.rosid.net/content/images/2012/09/blog-300x225.jpeg "Blog")
(Ilustrasi by. todaymade.com)
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #0000FF;”]S[/dropcap]etiap orang sering mencapai titik waktu di mana mereka menemukan diri sendiri dalam aktivitas kehidupannya, itu normal, tidak terkecuali untuk seorang *blogger*. Namun, bagian menantang dari aktivitas kita adalah mencari tahu apa sebenarnya kesalahan yang kita lakukan, dan bagaimana kita bisa memperbaikinya.

Baru seumur jagung saya menggeluti dunia blogging, saya coba mempelajari blog dan blogger serta titik-titik dimana mereka salah (sepenilaian saya), termasuk kesalahan saya sendiri.

Saya sering melihat begitu banyak blogger yang mengakhiri kegiatan blogging mereka, karena mereka tidak mampu menjawab pertanyaan semacam ini. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan seorang blogger yang sering lupa untuk ditanyakan pada diri sendiri.

Apakah Anda blogging tentang passion Anda ?

Keindahan blogging adalah bahwa Anda memiliki kemampuan untuk berbicara tentang sesuatu yang Anda cintai. Jika Anda menyertakan usaha dan kerja keras ke dalamnya, kemungkinan Anda akan berhasil. Tapi, jika Anda tidak ngeblog tentang sesuatu yang Anda sukai, apa gunanya blog Anda ?.

Apakah Anda ngeblog dengan harapan untuk menghasilkan uang ?. Anda dapat melakukannya dengan niche yang dimilik oleh orang-orang yang tertarik pada apa yang Anda katakan. Jadi mengapa tidak membuat tulisan tentang apa yang menjadi gairah Anda ?. Orang-orang akan dapat mengetahui apakah Anda benar-benar bergairah tentang apa yang Anda lakukan. Keinginan untuk memberikan lebih hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang benar-benar bergairah tentang apa yang mereka lakukan.

Apakah Anda tahu audiens Anda ?

Sebuah bagian penting yang akan menentukan keberhasilan blog adalah seberapa tahu audiens kita. Semakin baik Anda tahu audiens Anda, semakin tinggi kemungkinan tulisan Anda dapat memenuhi kebutuhan mereka dan membantu memecahkan masalah mereka.

Masalah lain dengan tidak menyadari audiens adalah ; bagaimana Anda benar-benar tahu apa yang mereka inginkan dan tidak mereka inginkan ?. Bagaimana dengan semua postingan yang telah Anda tulis, apakah Anda benar-benar tahu berapa banyak dari pembaca Anda yang menganggapnya berguna ?. Apakah Anda membuang-buang waktu untuk menulis postingan yang tidak menguntungkan bagi yang membacanya ?.

Apakah Anda membangun sebuah komunitas ?

Memiliki komunitas yang kuat dapat mengembangkan blog Anda. Jika Anda serius tentang blogging dan ingin lebih baik sebagai seorang blogger (saya asumsikan Anda seorang blogger), Anda harus serius tentang membangun sebuah komunitas. Sebuah komunitas yang kuat adalah seperti memiliki sebuah keluarga, mengalami masa-masa naik dan masa-masa turun sebagai seorang blogger, komunitas akan berada di sana untuk Anda. Mereka akan mencintai Anda, mendukung Anda, dan menyebarkan informasi tentang blog Anda

Apakah Anda memecahkan masalah pembaca ?

Ketika orang datang ke blog Anda dan membaca tulisan Anda, apakah mereka akan pergi dengan mengetahui sesuatu yang baru dan fresh ?. Atau apakah mereka akan meninggalkan blog Anda dengan kondisi yang sama ketika mereka memasukinya ? – bingung dan bertanya-tanya apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Kita bisa mengambil contoh dari Problogger**, yaitu blog paling populer di dunia untuk blog yang membantu orang lain menjadi blogger yang lebih baik, khususnya dari segi finansial. Jika Darren Rowse posting tentang apa yang ia makan untuk makan malam, atau apa yang telah ia lakukan sepanjang hari, apakah Problogger berada di tempat itu (paling populer) pada hari ini ?, Tentu saja tidak. Dia bisa mendapatkan posisi saat ini dengan menyediakan materi yang berguna untuk membantu blogger baru dengan mencari tahu apa masalah yang dihadapi oleh para pembacanya.

Apakah Anda menanamkan dorongan untuk respon pembaca ?

Metode stimulan apa yang Anda gunakan agar pembaca mau merespon tulisan yang Anda posting ?. Apakah menyelipkan kalimat “Saya tidak peduli tentang masukan Anda”, atau “Postingan ini tidak akan lengkap dan berimbang tanpa adanya masukan dari Anda”.

Memiliki kolom komentar saja tidak akan memberikan efek reaksi signifkan untuk memancing respon pembaca. Cobalah mengakhiri postingan dengan diskusi atau setidaknya kalimat “Bagaimana menurut Anda ?” di bagian akhir. Tanyakan (dengan teknik permainan kalimat) kepada pembaca mengenai apa yang mereka pikirkan tentang topik tulisan Anda atau apa yang akan mereka tambahkan. Beri mereka alasan untuk berkomentar, dan tunjukan kepada mereka bahwa Anda ingin mendengar masukan mereka.

Apakah Anda seorang “pemikir” dan “perencana” bukannya “pelaku” ?

Mungkin Anda pernah mendengar seseorang berkata “Aku punya ide bernilai jutaaan rupiah”, tapi Anda tidak pernah melihat hal itu terjadi karena seseorang tersebut tidak pernah mengambil tindakan. Mungkin Anda punya “rencana” untuk hari di mana Anda akan menjadi blogger profesional belasan digit, tapi apakah Anda benar-benar mengambil langkah-langkah untuk membuat itu terjadi ?.

Sebuah kutipan yang cukup menarik adalah “Ini bukan apa yang Anda tahu, melainkan apa yang Anda lakukan dengan apa yang Anda ketahui.” Cari ide Anda, tuliskanlah dan benar-benar melakukannya. Jika Anda berjuang, jangan menyerah, belajar dari kesalahan Anda dan coba lagi.

Apakah Anda ngeblog dengan rencana cadangan ?

Setiap blogger elok-nya harus ngeblog dengan rencana cadangan dalam pikiran, point-blank. Seperti memiliki beberapa sumber trafik blog dan memastikan blog di back-up setiap hari

Ini adalah rencana cadangan yang perlu dimiliki. Bagaimana jika Anda bangun di pagi hari dan mengetahui bahwa blog Anda telah dihack dan Anda kehilangan semua filenya, Apakah Anda memiliki cadangan dari situs Anda ?. Berdasarkan pengalaman pribadi saya, ini lumayan menjengkelkan, untunglah pengelola hostingnya bisa diandalkan.

Apa yang terjadi ketika Twitter tumbang dan itu sumber trafik utama Anda ?, atau mungkin ketika Google yang menjadi sumber trafik utama blog Anda mengubah algoritma sistem index dan  pencariannya -seperti yang pernah terjadi baru-baru ini-. Anda tiba-tiba kehilangan semua trafik blog Anda.

Anda harus bersedia meluangkan waktu untuk merencanakan strategi menghadapi hal-hal yang tak terduga, karena itu memiliki kemungkinan untuk terjadi.

Apakah Anda berusaha untuk memberikan nilai lebih pada setiap postingan Anda?

Menjadi seorang blogger yang konsisten tidak berarti apa-apa jika tidak berusaha untuk memberikan yang terbaik pada setiap postingan yang ditulis. Jika Anda merasa kelelahan dan berada di titik dimana Anda sedang berusaha menemukan ide postingan yang baik untuk ditulis, istirahatlah. Kualitas posting menentukan kualitas dari blog Anda, dan yang paling penting mendefinisikan kualitas Anda sebagai seorang blogger. Jadi, pastikan Anda untuk selalu berusaha memberikan lebih.


Apakah Anda bertanya pada diri sendiri tentang pertanyaan-pertanyaan ini ?.

Saya melihat begitu banyak blogger yang kandas dijalan, dan hanya segelintir yang berhasil di versi mereka dan saya. Mari kita tanyakan pertanyaan ini kepada diri masing-masing, kemudian menjawabnya dengan jujur.

Semoga kita menjadi blogger yang lebih baik.