Hari ini, bilahan waktu kembali telah melintasi diri ini

Ia begitu cepat, tak pernah berhenti dan tak bisa diajak kompromi.

Ya Allah, entah pahala atau dosa yang hari ini bertambah ?

Terlalu banyak torehan maksiat yang diri ini teteskan….

Hari ini sadar namun esok begitu mudahnya lalai

Begitu dekatnya jarak antara taubat ke maksiat didiri ini, namun

Begitu dekat pula jarak dari taubat ke maksiat di diri ini

Ampuni hamba ya Allah….

Ampuni kami ya Allah….

Jangan biarkan keimanan pergi dari diri ini ya Allah…

Jangan biarkan hati ini beku oleh larutnya waktu

Jangan biarkan kami merubah nikmat-Mu menjadi bencana karena kebodohan kami

Ya Allah ya Robbi…

Ampuni segala dosa-dosa kami ya Allah, jauhkan kami dari godaan syetan terkutuk

Jauhkan diri ini dari kesesatan ya Allah, hindarkan diri ini dari bagian yang tersesat ataupun menyesatkan

Ya Allah ya Robbi…

Ampuni diri ini yang sering terlarut oleh fananya duniawi

Yang dengan segala persoalannya sering melalaikan kami atas nikmat-nikmatMu

Nikmat napas yang masih gratis…

Nikmat tangan dan kaki yang masih bisa digerakan…

Nikmat rizki yang  tidak pernah terputus…

Ampuni kami ya Allah…

Ya Allah ya Robbi, yang Maha Membulak-balikan Qalbu Umatnya…

Peluklah hati kini ya Allah

Jangan biarkan hati kami lepas dari dekapan hangat-Mu

Berikanlah kadar cinta pada hati ini dalam batas kewajaran ya Allah

Jangan biarkan setiap cinta yang hadir dalam hati ini melebihi kadar Cinta kepada-Mu ya Allah…

Ya Allah ya Rabbi…

Begitu banyaknya noda kehinaan pada diri ini seakan membuat hamba bingung harus dengan apa membersihkannya…

Terlalu banyak ya Allah…. terlalu banyak…

Tak sanggup hamba untuk memikul semua akibatnya…

Ampuni diri ini ya Allah…

Ya Allah ya Rabbi… Engkau yang Maha Suci dan Maha Mensucikan…

Ampuni dosa-dosa kami ya Allah…

Dosa orang tua kami,

Dosa guru-guru kami,

Dosa-dosa keluarga kami,

Dosa sahabat-sahabat kami,

Dosa teman-teman kami,

Dosa para pemimpin kami,

Dosa seluruh kaum muslimin dan muslimat ya Allah…

Ampuni kami ya Allah….

Ya Allah ya Rabbi…

Berilah kami petunjuk untuk senantiasa selalu dalam jalan keridhoan-Mu….

Berilah kami ketenangan untuk senantiasa dalam menjalankan perintah-Mu….

Berilah kami ilmu untuk senantiasa dalam menegakan kalimah-Mu…

Kuatkan hati kami ya Allah… kuatkan iman kami ya Allah…

Ya Allah ya Rabbi…

Malam-Mu yang tenteram kini menjelang…

Sinarilah hati ini dengan cahaya petunjuk-Mu sebagaimana Engkau telah menyinari bumi dengan cahaya matahari-Mu selama-lamanya

Berilah kami petunjuk untuk mengambil hikmah dari kehidupan yang telah kami lalui

Dengan penuh kehinaan, izinkanlah hamba-Mu yang kecil ini meminta untuk dipertemukan kembali dengan hari esok, hari-hari yang kami harapkan dapat menambah pundi pahala dan keridhoan dari-Mu

Hari yang menjadi medan untuk meneruskan perjuangan para Rasulmu.

Ya Allah ya Rabbi…

Kalaupun Engkau enggan mempertemukan diri ini dengan hari esok…..

Jangan biarkan napas ini berhenti dalam keadaan hina ya Allah… hamba tak’ sanggup ya Allah…

Ampuni kami ya Allah… ridhoilah kami untuk kembali kepada-Mu melalui jalan yang paling Engkau senangi…

Ya Allah ya rabbi…

Kepada-Mu diri hina ini  meminta, kepada-Mu pula diri ini dikembalikan…

Kepada-Mu hamba berserah… kepada-Mu hamba berpasrah…

Ampuni kami ya Allah….

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ (رواه البخاري)ي

“Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.” (HR. Bukhari no. 6306)