Alhamdulillah, kali ini saya masih diberikan kesempatan untuk posting, dan mungkin teman-teman yang budimanpun saat ini diberikan kesempatan untuk membaca tulisan ini. Sebelumnya saya sama sekali tidak terpikirkan untuk membuat tulisan ini sampai ada seorang teman yang bertanya “kang, apa sih menyenangkannya ngeblog ?”.

Tulisan ini mungkin tidak menggambarkan apa yang dirasakan oleh keseluruhan blogger, paling tidak saya berusaha untuk merangkumnya sebisa dan serealita mungkin, minimal berdasarkan apa yang saya rasakan. Terlepas dari tidak menyenangkannya, saya akui ngeblog memiliki momen-momen yang sangat menyenangkan, antara lain  saat :

Pertama Kali Bisa Membuat Blog

Awal saya ngeblog, karena rasa penasaran dan ingin tahu apa itu blog dan bagaimana cara membuat blog. Sama sekali kurang terpikirkan tulisan apa yang nantinya akan ditulis. Ini adalah salah satu momen yang cukup menyenangkan ketika pertama kali bisa membuat akun dan domain blog, meskipun setelahnya agak bingung mau diisi apa.

Disinilah tumbuh efek dari sifat era digital, yaitu membuat orang merasa penasaran dari setiap apa yang ditemukan. Ketika berhasil membuat sebuah akun blog, saya digiring lagi oleh rasa ingin tahu dan penasaran “bagaimana cara menulis di blog ?”, “bagaimana cara merapihkan tampilan blog ?”, dan banyak lagi hal-hal lain yang membuat kita terus merasa tertantang untuk mempelajarinya. Uniknya adalah ketika rasa ingin tahu tersebut bisa kita ketahui atau kita wujudkan, pasti akan memberikan rasa yang menyenangkan.

Menemukan Ide Bahan Tulisan

Untuk menulis, sebetulnya kecil kemungkinan kita akan kehabisan ide. Banyak hal-hal sederhana yang ada disekeliling kita yang bisa kita jadikan bahan tulisan. Namun, akan menjadi lain ceritanya ketika kita selektif dalam menentukan konteks tulisan, atau membuat tulisan yang hanya sesuai dengan kategori blog kita.

Ketika menemukan ide seperti yang diharapkan inilah akan tumbuh sebuah rasa yang menyenangkan. Kadang memang agak bingung ketika akan menuliskannya harus dimulai dari mana, tapi begitu dimulai tidak jarang semuanya akan mengalir dengan sendirinya serasa bahwa pikiran kita bisa dieksplorasi dengan mudah dan terus berkembang. Begitu tulisannya selesai, rasa senangpun kembali hadir. Rasa senang ini hadir bukan tanpa alasan, ia hadir dari sebuah proses perjuangan ketika kita harus melawan rasa bingung mau memulai tulisan dengan kata apa, atau bahkan melawan rasa malas, apalagi ketika aktivitas menulis kita bergantung pada mood dan tidak mood-nya.

Ada yang Berkunjung, Membaca Tulisan, dan Berkomentar

Saya rasa, ketika seorang blogger benar-benar  pertamakali belajar ngeblog akan mempunyai satu pertanyaan yang mirip, yaitu “ada yang mengunjungi tidak ya blognya ?”. Inilah kondisi awal dimana kita sendiri harus mampu meyakinkan diri dan juga bersabar, bahwa suatu saat akan ada yang mengunjungi blog kita.

Mungkin kita tidak tahu siapa yang pertama kali mengunjungi blog kita selain diri kita sendiri, tapi satu yang pasti ketika statistik pengunjung menunjukan adanya trafik kunjungan itu sudah menjadi sesuatu yang menyenangkan. Kalau ibarat berjualan, siapa sih yang tidak senang jika ada yang mengunjungi lapaknya ?, sekalipun belum tentu membeli.

Apalagi ketika ada yang memberikan komentar.Bukan kita ingin dipuji ataupun disanjung, paling tidak dengan adanya yang memberikan komentar pada tulisan kita (terlepas dari sekedar komentar atau bahkan kritikan dan cemoohan), itu artinya tulisan kita sudah memberi warna tersendiri bagi yang membacanya. Itu akan memacu seorang blogger untuk terus berkarya melalui tulisan-tulisannya, apalagi ketika tulisan-tulisannya bisa diterima oleh masyarakat luas sebagai sesuatu yang memberikan manfaat.

Tulisannya Disebarkan

Pada sesi ini, seorang blogger juga akan meraskan sensasi kebahagiaan tersendiri. Teknis penyebaran tulisan ini sebetulnya beragam, ada yang melalui media jejaring sosial semisal facebook atau twitter, atau bahkan ada juga yang mengadopsinya sebagai materi ajar disekolah.

Pada kondisi ini seorang blogger akan merasa bahagia dan terus terpacu untuk mengeksplorasi lagi ide-ide tulisannya. Siapa sih yang tidak senang ketika karyanya bisa diterima oleh masyarakat luas dan memberikan sesuatu yang bermanfaat ?.

Sebetulnya ada juga hal yang menyenangkan lainnya, yaitu saat tulisannya di copy – paste. Tapi ini sangat sedikit sekali yang menganggapnya sebagai sesuatu yang menyenenangkan, dan saya adalah bagian dari yang sedikit tersebut. Saya merasa senang ketika tulisan saya di copy – paste oleh orang lain, dengan catatan sang pengopy tersebut tidak mengakui tulisan saya sebagai karyanya. Kalau mengenai disebutkan atau tidaknya link tulisan saya, itu terserah kepada yang mengcopy-nya, saya hanya berharap saja mudah-mudahan itu bisa menjadi pahala buat saya, dan kalaupun memang disebutkan sayapun akan berterimakasih sekali.

Bertemu Dengan Blogger-bloger Lain

Bagi saya, ini adalah satu momen yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, ketika selama ini kita hanya berinteraksi melalui dunia maya baik di kolom komentar saat blogwalking ataupun melalui facebook dan twitter kemudian kita bisa berkumpul bersama, bertemu muka – bertatap mata, terus saling bertukar pemikiran, ide, dan gagasan, rasanya kita seperti mendapatkan injeksi peluru baru untuk ngeblog.

Kalaulah biasanya kita hanya bisa menjadikan dunia maya sebagai ajang komunikasi, selanjutnya kita bisa lebih berkembang dengan menjadikan dunia nyata sebagai ajang silaturahmi. Ajang berkumpul dan bertemunya antar blogger saya rasa sebagai sesuatu yang jauh lebih bermanfaat dibanding dengan komunitas online lainnya.

Sangat keliru kalau kita merasa sebagai blogger yang paling mumpuni ilmu pengetahuannya di bidang blog, tapi nyaris tidak pernah berinterkasi dengan dunia luar, dengan blogger-blogger lainnya. Kita tidak bisa terus menerus-menerus menjadi sosok blogger yang hanya selalu eksis dibalik meja, didepan monitor. Bangunlah sejenak, saksikan dunia luar yang jika kita sambangi akan memberikan rasa yang menyenangkan, yang tidak hanya akan menambah kawan tetapi juga menggugah ide dan pemikiran.

Mendapatkan Keuntungan Finansial

Ini adalah sisi lain dari dunia blog yang masih jarang diketahui oleh banyak pihak. Mungkin untuk yang belum tahu tentang blog akan merasa tidak percaya ketika ada blogger yang meraih penghasilan jutaan rupiah dari blog nya. Mungkin juga masih banyak blogger yang tidak melihat peluang kesana, dan disini saya ingin menegaskan kalau ngeblog juga bisa mendapatkan keuntungan finasial.

Mengenai teknis bagaimana mendapatkan pundi-pundi rupiah dari blog, itu sangat beragam dan kompleks. Salah  kalau kita menganggap bahwa uang dari blog hanya bisa didapat oleh blogger-blogger yang (maaf) materialis, tidak untuk yang idealis. Sebetulnya kedua sifat blogger tersebut mempunyai peluang yang sama untuk mendapatkan kenuntungan finansial, kita harus ingat bahwa materi atau uang sebetulnya hanyalah efek dari apa yang kita lakukan.

Misalnya begini, Anda adalah seorang blogger yang tidak terobsesi dengan keuntungan material, yang ada didalam benak pikirannya adalah “pokoknya saya menulis sesuatu yang bermanfaat, baik itu cerpen, opini, ide, maupun kritik”. Tidak disadari ternyata tulisan-tulisannya sangat bagus, karena tulisan-tulisan yang bagus itulah kemudian ada publisher yang tertarik untuk menerbitkan tulisan-tulisan Anda menjadi sebuah buku. Sampai disini saja kita sudah bisa memahami bahwa dari situ kita bisa mendapatkan keuntungan finansial, meskipun sebetulnya itu bukan orientasi kita. Jadi, maupun materialis atau idealis, menurut saya sama saja memiliki manfaat dan berpeluang mendapatkan keuntungan finansial. Dan, siapa yang tidak merasa senang dengan mendapatkan keuntungan finansial ?, sepetinya nyaris tidak ada.

Penutup

Teman, betul memang tidak sepenuhnya ngeblog itu menyenangkan, seperti halnya ketika blog kita ada yang membajak atau meng-*crack. *Kalau boleh saya memberikan masukan bahwa, menyenangkan atau tidaknya kadang tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Andainya saja kita menyikapinya dengan berpikir positif mungkin tetap akan menyenangkan, tapi ketika kita menyikapi setiap persoalan dengan negatif, maka jangan harap akan terasa menyenangkan.

Dan bagi saya, kalau ngeblog memiliki banyak alasan yang menyenangkan dan memberikan manfaat, sepertinya tidak perlu saya memikirkan secuil alasan yang  tidak menyenangkannya. Selama memiliki nilai manfaat, insya Allah aktivitas apapun tidak akan sampai pada titik jenuh. Mungkin ini hanyalah secuil momen yang saya ceritakan menurut versi saya sendiri, dan ceritanya mungkin akan berbeda menurut setiap personalnya. Ini ceritaku, bagaimana dengan ceritamu ? 🙂