Judulnya agak nyeleneh ya sepertinya, kalau kata jin di salah satu iklan : “Ngimpiiiiii !!!”. Tenang kawan, saya tidak lagi bermimpi. Baru-baru ini DPD RI mengadakan lomba yang memberi “ruang mengkhayal” buat para blogger untuk menyampaikan aspirasi, atau gagasan seandainya kita menjadi anggota DPD RI, atau istilahnya *“Anda mau ngapain sih** seandainya jadi anggota DPD** ?”. *

Karena saya merasa begitu meyenangi dunia blogging, sepertinya tidak ada salahnya kalau tulisan khayalan saya ini agak sedikit berkaitan dengan dunia blogging khususnya, atau teknologi informasi umumnya. Singkatnya pengandaian ini terdri dua unsur, yaitu blogger yang jadi anggotaDPD**. Apa saja kira-kira ?, berikut uraian singkatnya.

**Aktif *Nge-*Blog **

Memangnya perlu ya ?. Sangat perlu. Sebagian besar konten yang bersebaran di jagad maya adalah blog. Dan internet sudah seperti menjadi kiblat informasi dan komunikasi buat masyarakat kita, baik pengguna aktif maupun pengguna pasif. Melalui media blog juga bisa menjembatani interaksi antara seorang senator dan masyarakat di daerah.

Di blog, seorang senator bisa mempublikasikan setiap apa yang telah ia lakukan dalam menjalankan tugas dan juga apa yang belum dilakukan. Transparansi program kerja bisa dimonitor oleh masyarakat di daerah. Tidak perlu takut popularitas akan menurun ketika ada program kerja yang belum terlaksanakan, dengan begitu justru masyarakat akan menjadi tahu “apa yang sedang dilakukan oleh wakil daerah kita ?”.

Sebagai contoh, saya sangat apresiatif dengan Asri Anas (Anggota DPD Provinsi Sulawesi Barat) yang lumayan update blognya. Sayangnya hal serupa tidak banyak dilakukan oleh para senator lainnya. Kalau kita berkaca dari para senator di Amerika Serikat, hampir semuanya mempunyai blog dan juga update, sedangkan di kita jangankan update punya blogpun tidak. Berarti perlu ya seorang blogger menjadi anggota DPD, atau mungkin anggota DPD menjadi blogger ?

Jangan Lupa di Update

Bergabung di Komunitas Blogger

Bagi saya, setiap komunitas blogger yang ada didaerah itu merupakan ujung tombak pelaku kampanye sosial media paling jujur di daerahnya dibanding dengan media-media mainstream. Hampir di setiap daerah (khususnya provinsi) saat ini sudah ada komunitas bloggernya, dan hampir setiap komunitas tersebut menginformasikan banyak hal tentang daerahnya, terutama yang bersifat positif. Dengan bergabung di komunitas blogger, saya (seorang senator) bisa menjadi salah satu “motor penggerak” dalam pemberdayaan masyarakat daerah supaya lebih melek teknologi dan update informasi.

Komunitas Blogger Senator

Eksis di Media Sosial

*Apa ini juga perlu ?. *Sebelum saya menjawabnya, saya ingin bertanya dulu “seberapa dekat anggota DPD dengan konstituennya ?”. Bisakah kita menelepon mereka secara bebas ?, bisakah kita berkirim surat dengan mereka secara aktif ?. Oleh karena itu diperlukanlah sebuah media yang bisa memfasilitasi kemudahan aspirasi dan informasi dua arah antara masyarakat di daerah dengan senator, salah satunya media sosial seperti facebook atau twitter.

Dengan begitu masyarakat akan mudah dalam menyampaikan aspirasinya dan senatorpun lebih terbuka dalam menyampaikan informasinya. Tidak perlu merasa terganggu karena menjadi senator memang untuk kerja keras demi kemajuan daerah bukan untuk tidur. Jadi, sangat perlu ya kalau anggota DPD itu aktif juga di media sosial.

Blogger Jadi anggota DPD RI

Demikianlah sedikit buah khayalan singkat saya tentang seandainya menjadi anggota DPD RI, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menginspirasi. 🙂