Hemmmmmh…. biasanya diman-mana juga yang gratis alias *gretongan-mah *ya super murah dan pasti meriah. Tapi itu kan biasanya, nah ini yang tidak biasanya yang mungkin sebetulnya ada disekitar kita tapi jarang terpikirkan oleh kita kalau yang hal tersebut itu gratis tapi disi lain ternyata juga mahal.

Apa saja ya kira-kira yang gratis tapi mahal tersebut, *cekidot *kita “colek” satu-satu.

1. Kejujuran

Heheheee…. ada gak ya kalau untuk jujur itu mesti embayar dulu ?, kayaknya ga’ ada. Kalau supaya jujur mesti **disumpel **dulu pake segepok gocapan mungkin ada. Saya sepakat banget nih kalau kejujuran itu gratis, saking gratisnya malahan diwajibkan.

Terus kenapa kejujuran juga dianggap mahal ?

Soalnya langka boss !!!, dalam hukum jual – beli, makin berkurang stok persediaan makan akan mempengaruhi angka permintaan, semakin meningkat angka permintaan maka semakin tinggi juga nilainya. Sekarang ini nih, kondisinya kita sedang krisis kejujuran, *sooo…*siapa yang jujur dialah yang menjadi pemenang. Dimanapun orang yang jujur berada, dia pasti akan dicari banyak orang. Pepatah mengatakan “Kejujuran adalah mata uang yang berlaku disemua negara”. Tidak jarang, karena persoalan “kejujuran” ini seseorang bisa melejit kehormatannya dan atau justru sebaliknya, yang melejit kehinaannya bisa sampai 9 *skala richter  :hammer: *(Heheheheeeee, naudzubillah ah).

2. Cinta dan Kasih Sayang

Ada yang bilang *“Cinta itu butuh pengorbanan”. *Hemmmhhh… *kalau begitu berarti cinta tidak gratis donk ?!!. *Eiiittt… siapa bilang ? saya tidak sepakat dengan itu (beda pendapat kan boleh yaaaa…??? yang penting rukun dan gak kelaperan. Heheheeee….. ). Cintanya gratis, kita semua berhak mencintai  dan manyayangi siapapun, kapanpun dan dimanapun, tidak mesti bayar. Yang bayar itu kalau kita ingin memiliki apa yang kita cintai tersebut. *Owwwwwhh…. kalau begitu berarti tergantung donk ya ???. *Yups, tergantung seperti apa kita memperlakukan cinta.

Kalau masalah korban perasaan (  :breakhear ), itu jangan dianggap sebagai harga sebuah cinta, karena tidak ada yang menuntut kita untuk mengorbankan perasaan, tidak ada yang menyuruh kita untuk membayarnya dengan rasa sakit di hati. Cinta ada bukan untuk menyakiti, kalau kitanya yang merasa tersakiti mungkin kita harus berbenah lagi dalam menata hati. *Caranya ???. *Wah, kalau urusan menata hati sepertinya *Manajemen Qalbu *jauh lebih kompeten. Heheheheeeee…

Cinta dan kasih sayang gratis, tapi mahal. Yang membuat cinta menjadi mahal adalah nilai efek dari cinta tersebut. Dengan saling mencintai dan menyayangi kita bisa hidup berdampingan dan penuh keurukunan dan kedamaian. Berapa dilai sebuah kedamaian ?, tak ternilai harganya sobat, sangat mahal sekali.

3. Do’a dan Rasa Syukur

*“Tidak dipinta saja Allah sudah memberi, apalagi dipinta dan disyukuri”. *Itu adalah sepenggal  kalimat yang pernah di ucapkan oleh almarhum Bapak saya yang sering beresonansi di telinga saya ketika  menjelang tidur.

Kalau saya pikir-pikir, ternyata memang benar. Sebelum kita mampu meminta kepada Allah, Allah telah terlebih dahulu memberi kita organ tubuh, akal, dan perasaan. Kita tidak pernah meminta itu, tapi dengan penuh kasih sayangnya Allah telah membrikan itu semua kepada kita. Allah memang tidak sekaligus mengabulkan setiap apa yang kita inginkan, tetapi sebelum kita meminta apa yang kita inginknan Allah telah terlebih dahulu memberikan apa yang kita butuhkan. Karena sejatinya antara keinginan dan kebutuhan itu sesuatu yang berbeda.

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku***akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mu’min, 60)*

Dengan sangat jelasnya Allah memerintahkan kita untuk meminta kepada-Nya, tidak ada alasan bagi diri untuk sombong. Berdo’a dan bersyukur, sesuatu yang gratis dan dianjurkan supaya dilakukan sebanyak-banyaknya.

Berdo’a dan bersyukur adalah sesuatu yang gratis tapi mahal. Mahal bukan berarti untuk berdo’a tersebut kita diharuskan ditempat yang megah dan berpakaian mewah. Berdo’a dan bersyukur adalah sesuatu yang mahal karena merupakan penyempurna apa yang kita miliki, dengan berdo’a dan bersyukur akan memuliakan derajat manusia diahadapaan Allah SWT. Dan tidak ada sesuatu yang lebih mahal selain kemuliaan derajat kita di hadapan Allah SWT.

Demikian sobat, kurang lebih ada tiga hal ya yang bisa saya sampaikan tentang sesuatu yang gratis tapi mahal. Kalau sobat-sobat mau menambahkan sangat… sangat.. sangat diperbolehkan, dan saya akan sangat berterimakasih sekali. Paling tidak kita dapat sharing dan berbagi pemikiran yang mudah-mudahan bisa bermanfaat dan membawa kemaslahatan.

Owh iya, sebetulnya dari saya ada 4, yang keempatnya yaitu :

**Operator Selular. **Nah lho..!!!??

Iya, soalnya kalau di iklannya tuh digembor-gemborin nelepon gratis, sms gratis, internetan gratis, semuanya serba gratis… tis tis tissss. Faktanya begitu dipake ngejeplak dah pulsa hilang ¾ nya (dari saldo yang ada, kalau ada saldonya itu juga). Ya kita juga tau sih, mana mungkin layanan telekomunikasi selular bisa diperoleh secara gratis, emangnya karyawannya gak mesti makan apa. Tapi yang nyebelin tuh kan gak’ usah membodohi masyarakat dengan gembar-gembor serba **gratisan bodong****tersebut. Di sampaikan apa adanya kan jauh lebih sehat. Ya gak ? ya gak ? ^,^

Heheheheee…. yang ke 4 ini kayaknya konteksnya beda banget ya dari yang ketiga diatas, ini sih murah tapi mahalnya bener-bener korelatif. Ok sobat, udah dulu ya… ditunggu saran, komentar dan masukannya.